Kutipan
0

Situasi Apa yang Mendukung untuk Menulis?

Well, ini pertanyaan yang sering ditanyain pembaca dan sering juga kutanyakan pada diri sendiri ya. Setelah merenung dan sebagainya, aku baru nyadar kalau aku lebih lancar menulis kalau lagi… galau dan jatuh cinta.

Lho kok galau duluan yang disebut, Ran? Bukannya jatuh cinta dulu? Wah ketahuan nih suka galau *ups*

Beda dong, situasi galau itu buatku cocok untuk nulis tulisan yang penuh diksi berat. Tapi kalau jatuh cinta, duh itu pasti bikin tulisanku renyah gurih gitu.

Jadi, benar banget kalau tulisan itu menggambarkan watak dan situasi seseorang. Aku berkali-kali selalu berkata, “if you wanna know me, read me.”

Jadi, udah tahu siapa aku?

READ ME, please! 🙂

Iklan
Kutipan
0

#Novel 1 BACKPACK LOVE Judul Novel : Kisah Cinta 4 Penjuru Backpack Love Penulis : Suyatna Pamungkas & F. Puspitarani Penerbit : de TEENS Tahun Terbit : 2013 Tebal : 166 halaman Harga jual: Rp …

Source: Novel

0

Welcome readers!

Tahun 2015 baru punya wordpress? Gak kekinian banget kan gue *sembunyi di punggung orang*

Sebenernya udah dari lama pengen bikin akun di wordpress, cuma masih belum sempet. Blog yang udah ada di website tetangga aja masih jarang keurus. kalau kata Bang Toyib “Abang gak pernah pulang…” mungkin gitu juga nyanyian blogku *ngoceh GaJe*

Well, dari 3 blog yang udah kupublish, masing-masing punya misinya sendiri. Satu buat tempat curhat, satu buat nge-share tugas sekolah, satu buat diary pribadi yang hanya ada satu orang yang tau. Udah banyak yee? Yah, tapi aku masih merasa kurang. Aku banyak berkicau di dunia maya, makanya gak sulit nanyain aku di Mbah Google.

Dari mulai FB, twitter, BBM, line, belum lagi blog-blog yang kukelola. Tapi rasanya aku masih kekurangan tempat buat curhat. Dan aku gak pengen mencampuradukkan curhatanku dalam satu tempat *krikkrik*

Well, aku bikin wordpress ini tujuannya buat publish karya-karyaku yang terbit, selain buat misi promo, juga buat share proses penulisanku. Karena bagiku setiap hal harus disimpan sebagai sejarah, maka inilah caraku mengabadikannya dalam lembar sejarah.

Kalau orang dulu mengabadikan sejarah dengan ditulis di artefak berbentuk batu, prasasti dengan bahasa Sansekerta, gue bakal mengabadikannya dengan cara gue sendiri yang kekinian. Semoga kalian suka ya mengikuti sejarahku! ^^